KOTA BOGOR, WWB.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor menggelar Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional di Taman Ekspresi Sempur, Kota Bogor, Jumat (10/12/2021).
Pada gelaran peringatan ini DP3A melakukan aksi longmarch dari Balai Kota ke Taman Ekspresi, yang kemudian dilanjut dengan launching Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (Girlypan) serta kampanye pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dipimpin Wali Kota Bogor, Bima Arya.
"Data menunjukkan 12 tahun terakhir kasus kekerasan pada anak dan perempuan meningkat, juga di masa Pandemi angka-angka menunjukkan hal yang sama," ujar Bima Arya.
Wali Kota menjelaskan, angka ini bisa diartikan banyak. Bisa jadi memang kesadaran pada hak anak dan perempuan, prinsip kesetaraan belum baik atau bisa jadi juga justru perempuan sudah merasa lebih tahu lagi hak-haknya, sehingga melaporkan yang dialami atau sistem perlindungan sudah lebih baik dari mulai pencatatan dan pelaporan.
"Jadi lebih banyak kasus karena lebih banyak yang sadar dan paham atau karena apapun itu, ini masih PR sekali buat semua," jelasnya.
.png)
.png)