BOGOR – Pemerintah Kota Bogor kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kota Bogor berhasil meraih peringkat kedua terbaik nasional kategori Pemerintah Kota dalam Anugerah JDIH 2026.

Penghargaan tersebut diraih bertepatan dengan peringatan Hari Pengayoman ke-81. JDIH Kota Bogor memperoleh predikat AA (Istimewa) dengan nilai 100 atau sempurna.

Capaian tersebut menjadi apresiasi atas kinerja pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum sekaligus berbagai inovasi yang dikembangkan Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor.

Di bawah kepemimpinan Kabag Hukum dan HAM, Alma Wiranta, sejumlah inovasi seperti INSAP (Informasi Sanksi Perda) dan SAPULIDI (Saatnya Publik Liat Disini) turut memperkuat layanan informasi hukum kepada masyarakat.

Melalui portal JDIH, masyarakat dapat mengakses berbagai produk hukum secara gratis, mulai dari peraturan daerah, keputusan wali kota hingga produk hukum lainnya. JDIH juga mendukung proses pengharmonisasian rancangan peraturan daerah dan rancangan peraturan wali kota.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Pemkot Bogor untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Capaian JDIH Kota Bogor juga mendapat apresiasi dari internal Pemkot Bogor. Salah seorang staf yang enggan disebutkan namanya menilai prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, literasi, inovasi dan sinergi berbagai pihak.

“Hal ini menambah deretan prestasi Pemkot Bogor. Masyarakat dapat menikmati hasil dari kerja keras, literasi, inovasi dan sinergi seluruh stakeholder dalam membangun budaya tertib hukum di Kota Bogor,” ujarnya.

Dengan meraih peringkat kedua terbaik nasional, JDIH Kota Bogor diharapkan terus meningkatkan inovasi dan kualitas layanan informasi hukum agar semakin mudah diakses dan memberikan manfaat bagi masyarakat.