KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Camat Cijeruk Kabupaten Bogor Mochamad Sobar mengaku akan fokus dalam dua permasalahan yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Cijeruk.
Sebagai Camat Baru, kata dia, belum bisa berbicara banyak dengan program apa yang akan dilakukan diwilayah yang saat ini ia pimpin.
“Sebagai orang baru, saya tidak bisa menjanjikan program. kita petakan dan inventarisasi dulu permasalahan diwilayah,” katanya saat ditemui di Kecamatan Cijeruk, Selasa (13/10/23).
Ia menilai yang dihadapi dimasyarakat itu ada dua hal, diantaranya potensi dan permasalahan. “Bagaimana kita membuat program dalam mengatasi masalah yang ada, melalui potensi yang kita punya ini,” terang Camat yang baru tiga minggu menjabat itu.
Walaupun sudah sedikit tergambarkan, terkait hal tersebut, namun dirinya mengaku harus berbicara dengan didukung adanya data. Ia mencontohkan, semisal di Kecamatan Cijeruk itu indeks pembangunan manusianya masih rendah, kita diposisi lima terbawah di kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.
“Maka saya akan coba membenahi aspek-aspek yang menyangkut pendidikan, kesehatan termasuk daya beli masyarakat walaupun selangkah demi selangkah,” jelasnya.
Dari sisi pendidikan sendiri, seiring adanya program pemerintah. “Dulu itu ada program Mawasadu, itu lima warga satu desa, ini meningkatkan rata-rata lama sekolah.
“Kemarin saya coba berkoordinasi dengan KUA dan MUI untuk segera mendata santri-santri pondok pesantren salafiyah yang ada di Kecamatan Cijeruk, nanti didata bagaimana tingkatan pendidikannya,” terangnya.
“Kita akan coba dorong untuk kerjasama dengan PKBM agar para santri memiliki ijazah, itu baru kita komunikasikan, dalam waktu dekat kita akan adakan pertemuan dengan pimpinan pondok pesantren minimal tahun depan program ini segera terwujud,” harap Sobar.
.png)
.png)