KOTA BOGOR,WWB.co.id – Kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi ke Balai Kota Bogor sekaligus membahas terkait kebijakan lalu lintas.
Termasuk evaluasi penyekatan – penyekatan dan sistem Ganjil – Genap (Gage) yang diterapkan di Kota Bogor. Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya kedua menteri mengapresiasi kebijakan tersebut karena dinilai efektif dan efisien.
"Karena penyekatan kemarin membutuhkan energi yang besar juga tingkat keterpaparan yang tinggi di antara para petugas. Tapi bukan berarti penyekatan ditinggalkan. Ditambah dengan sistem Ganjil Genap yang diapresiasi Pak Menhub dan Pak Menko, mungkin akan juga dijalankan di kota – kota lain," urai Bima Arya usai kegiatan penyerahan bantuan sosial kepada pengemudi transportasi di Balai Kota Bogor, Minggu (25/7/2021).
Meski begitu, kebijakan Ganjil Genap ini bukan berarti akan diterapkan di hari – hari biasa setelah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir. Kebijakan ini akan kembali dievaluasi Forkopimda.
"Nanti akan kita putuskan apakah hari biasa berlanjut atau tidak. Sepertinya PPKM seperti yang disampaikan bapak Presiden, ke depan akan menyesuaikan dengan levelnya," sahut Bima Arya.
.png)
.png)