KOTA BOGOR, wwb.co.id – Pemerintah Kota Bogor melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Alun-Alun Kota Bogor dengan istilah night market.
Pj. Walikota Bogor Hery Antasari mengatakan penataan PKL tersebut pengoperasiannya masih dievaluasi.
“Sambil berjalan dilihat jika terdapat kekurangan lalu dicarikan solusi agar night market (penataan PKL) terus berlangsung, agar roda perekonomian berputar secara berkelanjutan,” kata Hery belum lama ini.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jaenal Abidin sebagai pengelola menerangkan, dari data yang tercatat, sebanyak 205 pedagang resmi (PKL) mengisi night market yang buka pada pukul 18.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.
“Mereka ditekan agar menjaga kebersihan lingkungan, sedangkan arus lintas dibuka satu arah sebelah kanan dari kebon kembang dan tempat parkir sebelah kiri,” terangnya.
Mengenai retribusi, kata Jaenal, untuk sewa lahan, keamanan, parkir, nanti dibicarakan dengan Pemkot dan pedagang secara transparansi dan akuntabilitas.
“Night market disekitar alun-alun ini adalah pilot project dalam penataan PKL. Lalu bisa diterapkan pada titik lain diwilayah,” jelasnya.
(Hirawan )
.png)
.png)