WWBCO.ID – Hari yang terus berjalan disisa jabatan Walikota Bogor hanya menghitung hari masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai bahkan terkesan pembiaran.

Walikota yang hanya sibuk dengan pembuatan konten konten mensos yang dilakukan. Semua kegiatan selalu tampil di mensos yang dikelola, kadang lucu dan geli melihatnya tupoksi yang seharusnya di lakukan Kepala Dinas atau Camat dilakukan oleh Walikota atau mungkin Kepala Dinas dan Camat tidak paham atau ini memang di jadikan komedi kinerja Walikota Bogor Bima Arya.

Ada beberapa poin yang perlu dicermati disisa kepemimpinan bima arya yang sangat dirasakan diantaranya adalah :

Poin pertama, hal yang tampak membuat hari hari di rasakan masyarakat untuk menikmati bermacet ria karena memang belum beresnya pekerjaan jembatan otista, memang batas waktu penyelesaian pekerjaan tersebut belum lagi terlewati

Poin kedua, Perhatian masyarakat juga tercurahkan masih terus bergulirnya permasalahan pemberhentian Kepsek Novi yang mana ditemukan kejanggalan yang dirasakan menurut kuasa hukum korban dan juga menjadi perhatian khusus lembaga bantuan hukum SI yang ikut memantau permasalahan ini dan tidak hanya masalah ini saja yang diperhatikan Lembaga bantuan hukum SI banyak hal lain yang terus akan di kejar “apakah Bima bisa husnul khatimah diakhir jabatannya atau hal terburuk akan diterimanya yaitu su’ul khatimah.

Dan poin ketiga adalah satu tolak ukur keberhasilan pemimpin itu adalah mengurangi jumlah kemiskinan rakyatnya, karena walikota dan para pejabatnya, dalam menjalankan regulasi bagaimana memaksimal menurunkan tingkat kemiskinan kota.

Kita lihat dari data 25 juni 2023 warga miskin kota yang mencapai 79.200 jiwa yang juga berdasarkan Badan Pusat Statistik kota bogor, hal ini sudah menjadi perhatian khusus DPRD kota bogor jumlah kemiskinan kota bogor yang menyentuh angka 7.10 persen dari jumlah penduduk kota bogor.

Dari Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) kota bogor 77.17 tentunya pemkot kota masih bisa di bilang kurang tetap merancang pembagunan untuk infratruktur.

Hal ini tentu dapat disikapi atas gembar gembornya prestasi yang diraih dalam memimpin kota Bima Arya. Jadi tidak begitu istimewa Bima Arya dalam menjalani kepemimpinan di Kota Bogor.