KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Warga Kp. Parung Banteng RW 01 dan RW 02, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor menolak rencana penutupan Jalan setapak yang saat ini dipergunakan sebagai akses menuju Kelurahan, Puskesmas dan Jalan Raya R 3.
Penolakan tersebut pun di benarkan oleh ketua RT 04 dan ketua RW 01. Menurutnya, pemilik tanah berencana melakukan penutupan jalan yang saat ini di pergunakan oleh warga.
Meskipun hanya dapat dipergunakan untuk pejalan kaki, namun, jalan tersebut salah satu akses terdekat menuju Kelurahan, Puskesmas dan Jalan Raya R 3.
“Memang jalan setapak, namun itu akses terdekat menuju Kelurahan, Puskesmas dan Jalan Raya R3,” terang ketua RT 04 Yadi Yudiana didampingi ketua RW 01 Samsudin ditemui di RT 04 Kp. Parung Banteng, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Kamis (04/01/24).
Sebelumnya kata dia, Jalan sepat ditutup dengan menggunakan seng (atap rumah), namun saat ini sudah dibuka kembali dan bisa dilalui oleh warga.
Dalam hal ini lajunya, warga meminta akses dipermudah meskipun harus menutup Irigasi (saluran air). Asal bisa di gunakan warga untuk berjalan kaki.
“Kalau pun jalan yang sekarang nantinya tidak di ijinkan oleh pemilik lahan. Kami (warga) minta saluran air bisa digunakan untuk akses warga berjalan kaki,” pintanya.
Lurah Katulampa H. Irwansyah menegaskan bahwa tidak ada penutupan Jalan. Ia sudah melakukan pengecekan terkait hal tersebut.

.png)
.png)