KAB.BOGOR, WWB.co.id – Pembangunan alun-alun yang ada di Leuwiliang tepat berada di depan Kantor Pelayanan Publik atau Kantor Camat Leuwiliang banyak menuai kontroversial salah satunya di kalangan Aktivis Mahasiswa.
Aldi Presiden Mahasiswa BEM STKIP Muhammadiyah Bogor mengatakan,  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor yang digelontorkan untuk pembuatan alun-alun Leuwiliang dipegang langsung oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor (DPKPP).
Menurutnya, untuk membangun alun-alun ini tidaklah sedikit yakni sebersar Rp. 1.050.000.000,- (Satu Milyar Lima Puluh Juta Rupiah). lebih menjadi anggaran yang seharusnya dapat menciptakan satu ruang publik yang representatif bagi masyarakat.
“Kami menilai pembangunan alun-alun ini hanya sebagai pemborosan anggaran karena dinilai fakta di lapangan tidak sesuai dengan realita yang mana backgroundnya masih bangunan lama,” tuturnya kepada Kantor Berita wwb.co.id melalui release resmi, Rabu (05/1/21).
Halaman:
M
Penulis: Manan