BOGOR,WWB.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membagikan bantuan telur kepada 85 anak berpotensi stunting di 6 wilayah Kecamatan Bogor Timur.
Dimana permasalahan stunting atau gagal tumbuh ini masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah Indonesia, tak terkecuali di Kota Bogor. Selain membentuk Bunda Stunting hingga memberikan layanan kesehatan sejak usia remaja, calon pengantin (catin), ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita.
Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan bahwa ada tiga hal yang menjadi fokus Pemkot dalam penanganan stunting, yaitu edukasi, kolaborasi dan amunisi.Â
"Edukasi harus dilakukan semua pihak untuk menyadarkan warga akan bahaya stunting. Kolaborasi itu karena dalam penanganan stunting tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi harus bergerak bersama dan yang terakhir adalah amunisi. Percuma edukasi jika tidak ada amunisi, inilah yang perlu dibantu, apalagi penanganan stunting ini tidak hanya saat ini, tetapi memiliki rentang yang panjang," kata Bima Arya.Â
.png)
.png)