KAB.BOGOR,WWB.CO.ID – Dra. Hj. Yati Maryati Sulaeman, MM memberikan santunan kepada anak yatim di kediaman KH.Sulaeman (Abah Kota Batu) Pimpinan Pondok pesantren Nurul Hidayah daerah Kota Batu RT 04/14 Desa Kota Batu Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Senin (25/12/2023).

Caleg nomor urut 3 dari Partai PSI ini mengaku, santunan tersebut dilakukan untuk memperkuat tali silaturahmi kepada masyarakat, disamping itu, agar anak-anak yang sudah di tinggal oleh orang tuanya bisa merasakan kebahagiaan.

“Insya Allah bilamana saya nanti menjabat menjadi wakil di DPRD Kabupaten Bogor, Keluhan dan keinginan masyarakat sekitar akan di teruskan dan disampaikan agar semua keluhan tersebut bisa di tanganin secepat-cepatnya,” Dra.Hj.Yati Maryati Sulaeman, MM. saat memberikan sambutan di depan anak-anak yatim yang didampingi juga oleh ibundanya serta ibu – ibu pengajian Nurul Hidayah.

Ia bersyukur bisa datang dan menemui anak-anak yatim ini. “Ingin rasanya saya bersama mereka, memberikan perhatian dan kasih sayang sangat lah mereka butuhkan, berat bagi mereka disaat mereka masih membutuhkan kasih sayang orang tua, mereka sudah tidak lagi bisa merasakannya, tapi ini sudah menjadi ketentuan dan takdir dari Allah SWT,” ucap Kader PSI ini.

“Semoga anak-anak yatim ini kelak menjadi seseorang yang bisa membawa keberkahan dan keselamatan bagi orang lain, di samping bisa memberi manfaat, juga bisa menjadikan Sauri tauladan buat orang lain,” harap Caleg Partai PSI ini.

Siti Rosanah salah satu orang tua anak yatim yang hadir saat itu bersyukur masih ada orang yang perduli terhadap anak-anak yatim.

“Saya sangat senang akan acara santunan ini, kami sangat bersyukur, masih banyak orang yang masih peduli kepada kami, semoga ALLAH SWT selalu beserta orang yang baik , dan semoga hajat serta keinginan dari Dra. Hj Yati Maryati, MM. Sulaeman ini di Qobul oleh Allah SWT ,” harap Rosanah.

Santunan Yatim yang di dukung oleh para Ibu-ibu Pengajian Nurul Hidayah tersebut berjalan dengan lancar sangat membekas kepada semua yang hadir, dan acara ini juga sangat dirindukan oleh semua anak-anak yatim juga seluruh ibu-ibu pengajian, mungkin masih banyak anak-anak yatim diluar sana yang belum terjamah dan tersantuni.( **)