JAKARTA, wwb.co.id – Persaingan mencetak gol di ajang kualifikasi Piala Dunia selalu menjadi sorotan. Dari zona mana pun, para striker top dunia berlomba menorehkan nama mereka dalam buku sejarah. Hingga saat ini, daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa memperlihatkan dominasi para penyerang kelas dunia dari berbagai generasi.
Di lansir dari catatan FIFA, urutan teratas, Carlos Ruiz masih menjadi raja. Penyerang legendaris Guatemala itu mengoleksi 39 gol dalam 47 laga, catatan yang belum berhasil dilewati siapa pun. Menempel ketat, megabintang Portugal Cristiano Ronaldo juga mengantongi 39 gol, hanya saja dari jumlah pertandingan yang sedikit lebih banyak, yaitu 49 penampilan.
Posisi ketiga ditempati ikon Argentina, Lionel Messi, yang membukukan 36 gol dari 72 pertandingan. Torehan ini memperlihatkan konsistensi Messi di level timnas meskipun tampil di zona yang kompetitif.
Legenda Iran, Ali Daei, yang pernah memegang rekor dunia gol internasional, duduk di posisi keempat dengan 35 gol dari 51 laga. Sementara bintang Polandia Robert Lewandowski melengkapi lima besar berkat koleksi 32 gol dalam 41 penampilan.
Di bawahnya, persaingan makin rapat. Nama-nama seperti Chris Wood, Sardar Azmoun, Edin Dzeko, dan Luis Suarez sama-sama mengoleksi 29 gol, meski jumlah pertandingan mereka berbeda.
Satu hal yang menarik, daftar ini bukan hanya dikuasai para pemain dari negara besar. Beberapa striker Asia turut menonjol, seperti Karim Bagheri (28 gol/29 laga), Kazu Miura (27/25), dan Ali Mabkhout (26/33). Produktivitas mereka menunjukkan betapa luasnya sebaran talenta berbahaya di kualifikasi Piala Dunia.
Di lapisan berikutnya, nama-nama kondang dunia juga muncul: Tim Cahill dan Carlos Pavon dengan sama-sama 25 gol, diikuti Mehdi Taremi yang kini masih aktif berburu gol.
Menariknya lagi, sejumlah pemain modern tetap menempel ketat daftar elite ini. Son Heung-min mencatat 23 gol, sementara bomber Bolivia Marcelo Martins tak kalah impresif dengan 22 gol, meski negaranya kerap terseok di zona CONMEBOL.
Dari generasi terbaru, Harry Kane menunjukkan efisiensi luar biasa. Bomber Inggris itu menorehkan 21 gol hanya dalam 19 laga. Ia sejajar dengan Memphis Depay dan Paolo Wanchope, yang juga mengoleksi 21 gol.
.png)
.png)