BOGOR, DINAMIKA NEWS – Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan Family Gathering SSB Kabomania Muda 2015 yang berlangsung di Villa Pondok Angsa, Gunung Geulis, Bogor, pada 11–12 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti para pemain, orang tua, dan pelatih ini menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Kabomania Muda.
Berbagai aktivitas digelar untuk membangun kekompakan, mulai dari permainan kelompok, api unggun, hingga makan bersama. Keceriaan anak-anak dan antusiasme para orang tua menjadikan acara berlangsung hangat serta penuh kebersamaan.
Salah satu orang tua pemain, H. Helmi, yang juga menjadi donatur utama kegiatan tersebut, mengaku sangat mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kebersamaan seperti ini mampu mempererat hubungan antarorang tua sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak.
"Sangat senang bisa berkumpul bersama keluarga besar Kabomania Muda 2015. Given dan Hiro juga sangat menikmati kegiatan ini. Kalau melihat anak-anak bahagia, tentu kami sebagai orang tua ikut merasa bahagia," ujar H. Helmi.
Sebagai bentuk dukungannya terhadap perkembangan tim, H. Helmi juga menyampaikan komitmennya untuk kembali membantu kebutuhan para pemain.
"Melihat semangat anak-anak yang luar biasa, insya Allah saya akan membuatkan jersey baru untuk digunakan saat pertandingan. Semoga semakin menambah semangat dan kekompakan mereka di lapangan," katanya.
Ketua Komite SSB Kabomania Muda 2015, Arias, menjelaskan bahwa Family Gathering bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan solidaritas antarsesama orang tua.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi. Dengan saling mengenal lebih dekat, diharapkan para orang tua semakin kompak dalam memberikan dukungan kepada anak-anak selama menjalani pembinaan di Kabomania Muda," tuturnya.
Sementara itu, pelatih Kabomania Muda 2015, Coach Abdillah, menilai kegiatan di luar lapangan memiliki dampak positif terhadap perkembangan mental dan kekompakan tim.
"Saya sangat senang anak-anak bisa menikmati suasana yang berbeda. Kebersamaan seperti ini akan memperkuat ikatan antara pemain, orang tua, dan pelatih. Harapannya, setelah kembali berlatih, semangat mereka semakin tinggi dan rasa kebersamaannya semakin kuat," ungkap Coach Abdillah.


.png)
.png)