JAKARTA, wwb.co.id — Dai kondang Ustaz Adi Hidayat, Lc., mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar tidak meremehkan bahaya menyebarkan fitnah di dunia digital. Menurutnya, setiap ucapan dan tulisan, termasuk di media sosial, akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak.
“Jangan remehkan fitnah di media sosial, karena setiap kata yang terucap akan dihisab di akhirat. Kalau bukan manfaat yang kau sebarkan, bersiaplah menanggung akibatnya,” tulis Ustaz Adi Hidayat dikutip dalam platform digital saluran WhatsApp messenger, Senin (20/10/25).
Ustaz Adi menulis beberapa kali tentang fitnah dan menekankan bahwa menyebarkan fitnah bukanlah bentuk keberanian, melainkan justru menunjukkan lemahnya iman.
Yayasan Doa Yatim Ajak Puluhan Anak Binaan Kunjungi Museum Keprajuritan Indonesia di TMII
Ia mengingatkan bahwa seseorang yang berani berdusta tidak akan pernah merasa tenang dalam hidupnya. “Fitnah itu bukan keberanian, tapi tanda lemahnya iman. Orang yang berani berdusta, tidak akan pernah tenang hidupnya,” lanjutnya.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan masyarakat agar tidak merasa bangga jika fitnah yang disebarkannya menjadi viral. Sebab, dosa dari fitnah itu juga ikut menyebar kepada setiap orang yang mempercayainya.
“Jangan bangga kalau fitnahmu viral, karena dosa itu juga ikut menyebar. Dan setiap yang mempercayainya, akan menambah timbangan dosamu,” tegasnya.
Pesan ini menjadi pengingat penting di tengah maraknya informasi diberbagai platform dan fitnah yang kerap beredar di media sosial. Ustaz Adi mengajak seluruh umat untuk lebih berhati-hati dalam bermedia, serta menjadikan media sosial sebagai sarana menyebarkan kebaikan, bukan keburukan.
.png)
.png)