KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Perusahaan umum daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) sudah mengeluarkan pemberitahuan pembatasan penggunaan TPS Pasar Baru Bogor yang sejak akhir Mei 2024 sudah diinformasikan ditutup untuk umum.
Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah saat meninjau proses pengangkutan di tempat pembuangan sampah (TPS) Pasar Baru Bogor, Rabu (19/6/2024).
Sementara itu, untuk jangka panjang, secara bertahap Perumda PPJ juga diminta untuk memiliki sendiri unit armada pengangkutan sampah.
“Mudah-mudahan di perubahan anggaran tahun ini, kita minta Perumda PPJ bisa
melakukan pembersihan secara mandiri karena DLH pun harus mengurusi seluruh kota,” kata Syarifah.
Dengan begitu, Perumda PPJ tidak hanya mengelola pasar, tapi juga terkait pengelolaan dan pengangkutan sampahnya.
Untuk menindaklanjuti rencana penyediaan armada pengangkut sampah oleh Perumda PPJ, Dirut Perumda PPJ, Jenal Abidin mengatakan pihaknya akan segera melakukan kajian.
“Kita kaji anggaran yang ada dengan rencana anggaran di perubahan di bulan Agustus, kita lakukan anggaran perubahan karena kita juga akan mengkaji cash flow seperti apa. Tapi kami sepakat dengan arahan pimpinan, siap melaksanakan untuk jangka panjang,” ucap Jenal.
Selama ini lanjut Jenal, volume sampah dari para pedagang pasar berjumlah 6 kubik per hari dari 400 pedagang. Menurutnya, jumlah tersebut bisa diangkut oleh satu hingga dua truk dalam satu hari.
Namun pada kasus penumpukan timbulan sampah ini disebabkan karena masyarakat umum dan juga PKL di sekitar pasar juga membuang sampah di TPS Pasar Baru Bogor.
.png)
.png)