KAB.BOGOR – Keberadaan Karang Taruna sebagai wadah bagi para pemuda di setiap daerah untuk berpartisipasi aktif dalam semua sendi kehidupan bermasyarakat.
Demikian halnya dengan Karang Taruna Kecamatan Sukaraja, dibawah kepemimpinan Iyus Ruslan sebagai Ketua Forum Pengurus Karang Taruna Kecamatan Sukaraja, dari 13 Desa yang berada di Kecamatan Sukaraja, hanya dua Desa saja yang kepengurusan Karang Taruna-nya saat ini masih dalam proses. “Target saya, Di bulan Maret ini sudah 100% terbentuk kepengurusan Karang Taruna Desa di Kecamatan Sukaraja,” kata Iyus Ruslan. Selasa (26/1/21).
Pria yang akrab dipanggil Kang Iyus ini mengatakan bahwa dalam rangka mensosialisasikan karang taruna di masing-masing wilayah, ia menggunakan strategi penyesuaian dengan karakter ketua karang taruna di setiap desa. “Contoh-nya di Desa Cikeas, Kang Sandro sebagai ketua Karang Taruna Desa Cikeas mempunyai background dalam kegiatan budidaya tanaman Hidroponik, maka program unggulan yang di kembangkan di Desa Cikeas adalah budidaya Hidroponik,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama Sandro Fadilah Ketua Karang Taruna Desa Cikeas mengatakan bahwa ketika berbicara tentang sistem Hidroponik, kesan pertama adalah bahwa biaya-nya mahal, butuh bujet yang besar dan lain-lain. Oleh karena itulah dirinya dan teman-teman pengurus ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa pertanian sistem Hidroponik itu tidak harus mahal. Bahkan sangat terjangkau. “Kita bisa melakukan pertanian dengan sistem Hidroponik. Atas dasar pertimbangan itulah, setelah berkoordinasi dengan Ketua FPKT Kecamatan, kami membentuk Karang Taruna Tani (KARTA), agar para pemuda di Desa Cikeas memiliki kemauan untuk bertani dan Alhamdulillah saat ini kami sudah memiliki 3000 lubang Tanaman Hidroponik, yang terdiri dari Sayuran Kangkung, Sesin, Pakcoy dan lain-lain,” tuturnya.
×

.png)
.png)