BANDUNG, wwb.co.id – Keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali berdampak pada skuad PERSIB. Gelandang asal Argentina, Luciano “Lucho” Guaycochea, dipastikan harus menepi lebih lama setelah menerima sanksi tambahan terkait insiden di laga kontra Persis Solo pada pekan ke-10 Super League 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 27 Oktober 2025.

Dalam surat resmi Komdis PSSI bernomor 061/L1/SK/KD-PSSI/X/2025 yang dirilis 30 Oktober 2025, Lucho dinilai melakukan tindakan tidak sportif saat perebutan bola dengan pemain lawan. Selain kartu merah yang telah ia jalani, pemain berusia 32 tahun itu kini dijatuhi hukuman larangan bermain di dua pertandingan berikutnya serta denda sebesar Rp10 juta.

Manajemen PERSIB melalui Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa klub menerima dan menghormati keputusan tersebut.

“Sebagai klub profesional, kami patuh pada regulasi dan keputusan Komdis PSSI. Kehilangan Lucho tentu menjadi hal yang harus kami antisipasi, namun kami percaya tim pelatih mampu memaksimalkan opsi pemain yang ada,” ujar Adhitia.

Lucho sebelumnya sudah absen saat PERSIB mengalahkan Bali United dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 1 November 2025. Dengan tambahan sanksi ini, ia juga akan melewatkan pertandingan pekan ke-12 kontra Malut United (dijadwalkan ulang 14 Desember 2025) serta laga pekan ke-13 menghadapi Dewa United pada 21 November 2025.

Di ruang ganti, Lucho dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat kompetitif tinggi. Setelah menerima keputusan tersebut, ia menyatakan siap menjalani seluruh sanksi sesuai aturan dan kembali fokus mempersiapkan diri.

Absennya Lucho memaksa PERSIB melakukan penyesuaian strategi. Tim pelatih disebut telah menyiapkan rotasi dan alternatif pengganti agar stabilitas permainan tetap terjaga.

PERSIB menegaskan dukungan Bobotoh menjadi dorongan penting di tengah kondisi ini. Tim berharap semangat kebersamaan tetap menyala, baik dalam kemenangan maupun situasi penuh tantangan. (***)