KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Sukaraja yang bukan pada tempatnya sangat menggangu aktivitas pengguna jalan, selain bau sampah ini juga sudah mulai melebar ke jalanan.

Sampah menumpuk yang disebabkan oleh pembuang sampah liar ini mendapat sorotan dari Pemdes Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Karena sudah sangat mengganggu, bersama petugas serta warga Kepala Desa Sukaraja berinisiatif membersihkan sampah yang menumpuk dibeberapa ruas jalan Sukaraja, Minggu ( 26/05/2024).

Kepala Desa Sukaraja, Asep Aos dibantu
petugas dan warga setempat turun langsung ke lokasi tumpukan sampah untuk membersihkan sampah yang sudahp menumpuk dan sangat mengganggu karena baunya. Sampah-sampah tersebut merupakan buangan dari pembuang sampah liar yang tidak bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan.

” Sudah sangat mengganggu sampah yang dibuang oleh pembuang sampah liar bukan pada tempatnya, kami hari ini dibantu petugas dan warga membersihkan sampah yang berserakan disepanjang jalan sukaraja,” ujar Kades Sukaraja.

Kades menghimbau kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, buanglah sampqh pada tempat yang sudah ditentukan, dirinya akan bertindak tegas apabila kedapatan warga yang membuang sampah sembarangan, apalagi disepanjang jalan sukaraja yang baunya sangat mengganggu lingkungan.

” Saya menghimbau kepada warga agar tidak buang sampah sembarangan, dan saya akan mengambil sikap tegas jika ada warga atau siapapun yang kedapatan membuang sampah sembarangan, apalagi disepanjang jalan sukaraja,” tegasnya.

Sementara itu Babinsa Sukaraja, Peltu Roswadi sepakat dan mendukung langkah Kades untuk mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan disepanjang jalan sukaraja.

” Perlu ada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan perlu ada efek jera bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan, saya sepakat dengan kades untuk mengambil langkah tegas bagi pembuang sampah liar disepanjang jalan sukaraja.” tandas Babinsa.

Laporan : AJH