KAB. BOGOR, wwb.co.id – Dalam upaya mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Q Square Lifestyle Park bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan KSM Mitra Ruhai menggelar sosialisasi serta pelatihan pengelolaan sampah terpadu, Selasa (7/10/2025).

‎Kegiatan yang berlangsung di kawasan Q Square, Cijujung, Kecamatan Sukaraja ini diikuti oleh para pegawai dan perwakilan tenant. Mereka dibekali pemahaman dan praktik langsung mengenai cara pengelolaan sampah dari sumbernya, termasuk pemilahan dan pengolahan limbah organik.

‎Kasi Pengurangan Sampah DLH Kabupaten Bogor, Nurharyanti, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari kesadaran individu, terutama di pusat-pusat perbelanjaan yang menjadi penyumbang limbah terbesar, seperti sisa makanan.

‎“Masalah sampah bukan hanya urusan pemerintah. Semua pihak harus ikut bertanggung jawab,” ujarnya.

‎Dalam kegiatan itu, juga diputarkan dokumentasi tragedi longsor di TPA Leuwigajah tahun 2005 yang menewaskan ratusan orang, sebagai pengingat pentingnya pengelolaan sampah yang aman dan berkelanjutan.

‎Nurharyanti menambahkan, berbagai regulasi sudah mengatur tanggung jawab tersebut, mulai dari UU No 18 Tahun 2008, Perda Kabupaten Bogor No 2 Tahun 2014, hingga Perbup No 13 Tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan plastik dan styrofoam di pusat perbelanjaan, restoran, dan kafe.

‎Peserta pelatihan juga mendapat praktik langsung budidaya maggot yang dibimbing oleh R. Mursid dari KSM Mitra Ruhai Sukaraja. Maggot dari lalat BSF (Black Soldier Fly) dinilai efektif mengurai sampah organik dengan cepat, sekaligus menghasilkan nilai ekonomi berupa pakan ternak dan pupuk kasgot.

‎Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai metode pengolahan lain seperti biopori, komposter, dan bak komunal untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di area komersial.

‎Manajemen Q Square Lifestyle Park, Herly, mengapresiasi langkah DLH dan KSM Mitra Ruhai yang telah memberikan edukasi kepada pihaknya.