KAB.BOGOR, WWB.co.id – SMP N 1 Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, diduga menahan ijazah dengan dalih belum membayar uang Gedung Sekolah.
Evi Yana ibunda M. Fery Ardiansyah mengatakan, ketika anaknya hendak mengambil ijazah balik lagi sambil menangis karena diminta harus melunasi tunggakan di Sekolah.
“Waktu itu pas mau ngambil ijazah, dia (Fery) pulang ngomong sambil menangis bahwa ijazah-nya di tahan karena masih ada tunggakan uang Gedung Sekolah sebesar 800.000 lebih,” ungkap Evi di amini Fery menceritakan hal itu sembari berlinang air mata. Senin, (01/10/21).
Menurut wanita kelahiran 79 ini, awal-nya ia mengaku terbebani dengan adanya uang untuk Gedung Sekolah senilai 1 Juta rupiah. Hingga, dirinya memberanikan diri meminta tolong kepada Kepala Desa Ciapus agar mendapat bantuan biaya untuk Sekolah anaknya. “Saya sudah minta tolong ke Pak Kades yang dulu, (bukan yang saat ini menjabat) untuk membantu pendidikan anak saya, maka-nya sampai sekarang saya tidak pernah ke-Sekolah.
“Tiba-tiba ketika anak saya sudah lulus meminta ijazah tidak bisa diambil, bahkan minta foto kopi-nya saja tidak dikasih. Dengan alasan harus lunas dulu uang Gedung-nya,” sambung Evi yang tidak tahan menceritakan hal itu hingga meneteskan air mata-nya kembali.
Halaman:
M
Penulis: Manan