BALI, WWB.co.id – Untuk menjaga situasi tetap aman, Kapolda Bali bersama Stakeholder terkait bersinergi dalam memanfaatkan potensi kearifan Lokal guna mewujudkan sistem keamanan lingkungan yang memadai berbasis Desa Adat.
"Sipandu Beradat merupakan sistem pengamanan berbasis Desa Adat yang mengintegrasikan semua komponen keamanan yang ada di Desa Adat, meliputi Pecalang, Linmas, Satpam,  Bhabinkamtibmas, dan Babinsa," ungkap Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si.,dalam pelaksanaan apel pengecekan kesiapan pembentukan forum Sipandu Beradat di Pantai Mertasari Sanur, Kamis (07/10/21).
"Dengan adanya sinergitas dari Polda Bali dan seluruh Stakeholder  dalam sistem pengamanan lingkungan berbasis Desa Adat, akan mampu mengantisipasi tidak berkembangnya ambang gangguan menjadi potensi gangguan ataupun bahkan menjadi gangguan nyata serta menyelesaikan berbagai gangguan keamanan di Desa Adat masing-masing," ucapnya.
Menurutnya, sipandu beradat merupakan sebuah bukti nyata bentuk keinginan dan harapan bersama masyarakat Bali dalam sebuah tatanan hidup yang nyaman dan memegang teguh Bali yang ajeg. "Terkait maraknya aksi premanisme dan peredaran narkoba yang pernah menjadi perhatian masyarakat Bali, dalam hal ini Polda Bali menjadikan sipandu beradat sebagai alat deteksi dini potensi timbulnya kembali organisasi-organisasi masyarakat yang mengarah pada premanisme dan narkoba. 
Halaman:
M
Penulis: Manan