WWB.CO.ID – Stadion Nasional Phnom Penh menjadi sejarah baru bagi Tim Nasional Indonesia (Timnas) U-22, berkat kemenangan 5-2 atas Thailand pada pertandingan final Selasa (14/05) malam.
Timnas Garuda Muda (sebutan U-22) tidak memperoleh kemenangan secara mudah, ketika berhasil unggul 2-0 dibabak pertama. Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang waktu normal usai. Akan tetapi Indonesia mampu mengamankan skor akhir 5-2 berkat tiga gol tambahan pada masa tambahan waktu.
Pada awal babak kedua, Thailand berusaha menggempur. Ancaman coba ditebar Thailand lewat tendangan Settasit Suvannaseat yang masih dapat ditepis kiper Ernando.
Buah dari kegigihan menggempur pun didapat Thailand pada menit ke-64. Diawali situasi tendangan sudut, bola dapat disambut sundulan Anan Yodsangwal untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Menjelang waktu normal dan tambahan waktu tujuh menit usai, Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Para pemain Indonesia yang kurang siap akibat menyangka pertandingan telah usai, dikejutkan oleh pergerakan pemain Thailand, yang dituntaskan menjadi gol penyama kedudukan oleh Yotsakon.
Namun, lewat Irfan Jauhari Garuda Muda bisa merestorasi keunggulan bagi Indonesia pada awal masa perpanjangan waktu. Gol itu kemudian memicu keributan di antara para pemain dan staf di pinggir lapangan, yang membuat wasit memberi kartu merah kepada kiper Thailand Soponwit dan bek Indonesia Komang Teguh. Hingga, Thailand harus bermain dengan sembilan pemain karena Jonathan Kemdee mendapat kartu kuning kedua.
Gawang Thailand kembali bergetar pada menit ke-107. Kali ini Fajar Fathur Rahman menjadi pencetak gol, saat ia berhasil memaksimalkan peluang yang dimilikinya.
Beckham Putra menjadi penutup pesta gol Indonesia, saat ia membobol gawang Thailand melalui sepakan jarak dekat dimenit ke-119. Hingga Indonesia meraih medali emas SEA Games ketiganya.
.png)
.png)