BOGOR, wwb.co.id – Persahabatan sejati bukan hanya tentang tawa dan kebersamaan, tetapi juga tentang saling menuntun dalam kebaikan. Seperti pesan bijak dari Imam Asy-Syafi’i, “Jika engkau memiliki teman yang membantumu dalam ketaatan, maka genggamlah dia erat-erat dengan tanganmu. Karena memilikinya begitu susah, sedangkan melepaskannya begitu mudah.”

‎Pesan tersebut mengingatkan bahwa teman yang menuntun menuju ketaatan adalah karunia yang langka. Di tengah kehidupan yang penuh godaan dan kesibukan duniawi, keberadaan sahabat yang mengajak kepada kebaikan menjadi cahaya penuntun bagi jiwa.

‎Imam Asy-Syafi’i, salah satu ulama besar dalam sejarah Islam, menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan orang-orang yang mengarahkan kita kepada nilai-nilai ketakwaan. Sebab, pertemanan semacam itu bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi jalan menuju keberkahan hidup.

‎Dalam konteks kehidupan modern, pesan ini tetap relevan, di mana kesetiaan, kejujuran, dan dukungan dalam kebaikan semakin sulit ditemukan. Maka, ketika seseorang hadir dan mengingatkan kita untuk tetap berada di jalan yang benar, sudah sepantasnya ia dijaga seperti permata yang berharga.