BOGOR – Inisiator Tim 9 Badan Musyawarah (Bamus) Center, Acil Wahyudin menyatakan bahwa bakal mengawal jalannya peserta demokrasi pemilukada di Kabupaten Bogor.

Karena menurutnya, Bamus Center dibentuk sebagai Lembaga yang berperan penting dalam mengawal kemajuan masyarakat Kabupaten Bogor, dimana sebentar lagi Kabupaten Bogor akan menggelar Pilkada serentak pada 27 November 2024.

“Lembaga ini diharapkan dapat menjadi alat kontrol sosial yang efektif, terutama dalam memastikan pelaksanaan demokrasi yang sehat di Kabupaten Bogor, mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi Pilkada,” ujar Acil.

Dalam waktu dekat, Bamus Center akan terjun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan pentingnya perhelatan demokrasi yang akan berlangsung.

Menurutnya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui atau memahami sepenuhnya mengenai Pilkada ini.

“Bamus Center akan membantu menyosialisasikan Pilkada kepada masyarakat agar mereka bisa berpartisipasi aktif dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemilihan,” lanjutnya.

Acil menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dengan memberikan suara mereka pada calon kepala daerah pilihan mereka.

” Karena Kabupaten Bogor memiliki wilayah sangat luas maka peran masyarakat sangat penting dalam mewujudkan demokrasi dengan memberikan suara mereka untik calon pemimpin di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Masih menurut Acil, Pilkada kali ini hanya diikuti oleh dua kontestan, meski peluang untuk mencalonkan diri terbuka lebar, hanya sedikit partai yang siap berkompetisi, terutama setelah keputusan Mahkamah Konstitusi yang memungkinkan partai dengan perolehan suara minimal 6,8 persen untuk mengusung calon.