BOGOR — Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di tengah proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bogor.
Wahyudi meminta masyarakat lebih selektif dalam menerima informasi, khususnya kabar yang berkaitan dengan persoalan hukum. Menurutnya, informasi yang belum memiliki sumber jelas dan belum dikonfirmasi kepada pihak berwenang tidak sepatutnya langsung dipercaya maupun disebarluaskan.
Ia menilai, derasnya informasi di ruang publik dapat membentuk persepsi masyarakat secara cepat. Jika tidak disikapi dengan bijak, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keresahan hingga memicu kegaduhan.
“Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Kita harus menghentikan penyebaran hoaks dan penggiringan opini yang justru dapat menimbulkan kegaduhan,” ujar Wahyudi, Rabu (2/9/2026).
Minta Proses Hukum Dihormati
Wahyudi menegaskan, proses hukum yang sedang berjalan harus diberikan ruang untuk ditangani secara profesional oleh lembaga yang memiliki kewenangan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjatuhkan vonis atau membangun kesimpulan terhadap seseorang sebelum proses hukum memperoleh kepastian berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, setiap proses penegakan hukum harus kita hormati dan percayakan kepada aparat yang berwenang. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan terhadap persoalan yang masih berjalan,” tegasnya.
Menurut Wahyudi, masyarakat tetap dapat mengawal proses hukum, namun harus dilakukan secara proporsional dan berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
.png)
.png)