DINAMIKA NEWS -- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum reflektif bagi insan pers untuk kembali meneguhkan perannya sebagai penjaga nurani publik. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, yang menilai bahwa pers memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban yang beradab dan berkeadilan.
Selain menjalankan amanah sebagai legislator, Achmad Yaudin Sogir yang akrab di panggil Abi Sogir, juga dikenal luas sebagai penasihat spiritual serta pembina pengajian Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor. Selama ini, ia konsisten mendampingi insan pers dalam memperkuat dimensi moral, etika, dan tanggung jawab profesi jurnalistik.
Menurut Abi Sogir, pers sejatinya bukan hanya saluran penyampai berita, melainkan kekuatan intelektual yang membentuk cara berpikir masyarakat.
“Jurnalisme yang bermartabat lahir dari proses verifikasi yang matang, kejujuran hati, dan keberpihakan pada kebenaran. Kecepatan tidak boleh mengalahkan ketepatan. Pers memiliki tanggung jawab historis untuk mencerdaskan bangsa, bukan memperuncing polarisasi,” ungkap Abi Sogir, saat menghadiri puncak peringatan HPN 2026 di Graha Wartawan, Cibinong, Senin (9/2/2026).
Ia menekankan bahwa dalam kerangka akademik maupun konstitusional, pers mengemban fungsi kontrol sosial yang harus dijalankan dengan sikap arif dan berimbang. Kebebasan pers, kata dia, merupakan buah demokrasi yang harus dijaga bersama.
“Kemerdekaan pers tidak boleh dilepaskan dari etika, nilai-nilai keislaman, serta semangat kebangsaan. Pers yang berintegritas akan melahirkan publik yang kritis dan rasional. Dari situlah akan tumbuh fondasi ekonomi yang kuat dan kedaulatan bangsa yang kokoh,” jelas Abi Sogir.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah, Abi Sogir memandang sinergi antara legislatif dan media sebagai kebutuhan mutlak dalam menjaga akuntabilitas kebijakan publik.
“Hubungan DPRD dan pers harus dibangun secara sehat, saling menghargai peran dan independensi masing-masing. Kritik yang disampaikan secara objektif dan konstruktif justru menjadi energi positif bagi demokrasi, bukan sesuatu yang perlu ditakuti,” pungkasnya.
Melalui peringatan HPN 2026, Abi Sogir berharap insan pers terus menjaga marwah profesi, memperkuat etika jurnalistik, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, berdaulat, dan berkeadaban.*
.png)
.png)