Bandung - Bank Jakarta menjalin kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU.
MoU ini mencakup pemanfaatan layanan dan produk perbankan untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB, Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D. Hadir juga Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyebut kolaborasi ini sebagai wujud komitmen Bank Jakarta untuk memperluas peran di ekosistem pendidikan dan pengembangan talenta.
"Bank Jakarta ingin hadir bukan hanya sebagai financial partner, tetapi juga sebagai knowledge partner bagi ekosistem pendidikan. ITB memiliki kekuatan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sementara Bank Jakarta memiliki kapabilitas dalam menyediakan konektivitas dan solusi keuangan. Kami mempertemukan kedua kekuatan tersebut untuk menciptakan nilai dan manfaat yang lebih luas," ujar Agus (21/8).
Menurut Agus, sinergi dengan ITB membuka peluang bagi kedua institusi untuk mengoptimalkan sumber daya dan kompetensi masing-masing. Fokusnya ada di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan SDM, serta berbagai inisiatif kolaboratif lain.
Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, menambahkan bahwa kerja sama ini tidak berhenti di level kelembagaan. Implementasi program nyata menjadi arah utama kemitraan.
"Bagi Bank Jakarta, kemitraan dengan ITB merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang menghubungkan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan talenta. ITB kami pandang sebagai knowledge partner yang memiliki kapasitas kuat dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga membuka ruang kolaborasi yang luas dan relevan dengan kebutuhan masa depan," ujar Martha.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyelenggaraan program Kampus Berdampak. Seluruh implementasi akan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan, dan prinsip kehati-hatian.
.png)
.png)