Ketua Laskar Merah Putih (LMP) mengaku prihatin melihat kondisi saat ini di Kota Bogor. “Sebagai putra bangsa saya merasa turut merasa terpanggil untuk membantu mendorog agar kasus tersebut cepat diselesaikan,” kata Zhenzo kepada wartawan, Kamis (04/03/21).
Hal ini, kata dia, tentunya sebagai bentuk dukungan moril dari Ormas LMP Kota Bogor. Agar, para pelaku bisa tertangkap. “Saya percaya bahwa pihak Kepolisian akan bertindak profesional dalam menangani kasus ini, dan akan menangkap para pelaku secepatnya,” ucap Zhenzo.
Ia menilai dari kornologis kasus tersrbut, berdasarkan adanya permasalahan pribadi. “Kalau saya lihat dalam kornologi dalam kasus ini ada masalah pribadi, sehingga anak ini di undang dengan alasan ulang tahun tapi kemudian ditempat yang di tuju di cekokin minuman dan akhirnya di jeblosin,” imbuh Zhenzo.
Karena, lanjut dia, kalau melihat dari alur cerita keluarga-nya, dalam peristiwa tersebut, kunci motornya hilang, dan taligas motor juga putus. Seperti ada paktor yang disengaja untuk mencelakaa anak tersebut. “Jadi menurut penilaian saya ini adalah unsur pribadi, dijebak untuk di celakakan. Atau bisa juga masuk kedalam kategori pembunuhan berencana, itu dugaan saya,” kata Zhenzo.
“Kita ini adalah bagian dari komponen anak bangsa, kita aktivis, tentunya harus mendukung aparat kepolisian bekerja semaksimal mungkin dan profesional. Namun bila mana hal ini terlalu berlalut tentunya kami akan mengambil sikap untuk lebih di perhatikan,” sambungnya.
Pihaknya memahami bahwa, kasus tersebut bukan pekerjaan mudah, akan tetapi dengan perangkat yang dimiliki Kepolisian tentunya kesulitan itu bisa di permudah. “Kedepan apa bila kasus ini belum juga selesai kami akan meminta waktu dengan Kapolresta untuk melakuan audiensi, untuk sama-sama kita mengungkap kasus ini. Kami tetap menjaga kondusifitas dan akan selalu mengawal serta memberikan info kepada pihak Kepolisian,” tuturnya.
Namun, kata dia, apa bila ada dugana oknum dalam kasus tersebut, pihaknya akan meminta Kepolisian untuk bisa bekerja profesional. Yang salah, ya’ harus di hukum. Apapun orangnya, baik itu masyarakat biasa atau oknum sekalipun,” tegas Ketua LMP Kota Bogor ini.

.png)
.png)