KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Curah hujan yang mengguyur wilayah Bogor khususnya Bogor Selatan, menjadi perhatian dari aparatur wilayah. Salah satunya di wilayah Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, dimana wilayah Bogor Selatan menjadi titik prioritas rawan bencana.
Dalam hal ini Lurah Pamoyanan, Erwin Subastian menghimbau kepada warga Pamoyanan untuk tetap menjaga lingkungan serta melakukan kerja bakti
Ia meminta warga diwilayah nya agar tidak membuang sampah sembarangan dan harus menjaga lingkungan sekitar agar tidak adanya luapan air yang meninggi di jalan raya ataupun di lingkungan warga.
“Saat ini di cuaca lagi Bogor tidak baik baik saja, saya sudah memberitahu kepada warga Pamoyanan agar selalu menjaga lingkungan, sering kerja bakti. Dan jangan membuang sampah ke kali atau Solokan jika membuang ke tempat tersebut akan mengakibatkan tersendat dan volume air nya tinggi sehingga meluap ke jalan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (04/05/23).
Erwin juga mengatakan, bahwa ada 5 titik yang menjadi rawan bencana di wilayah nya, yakni di RW 04, 01, 08, 14, 03.
“Jadi saya meminta dengan sangat, di musim penghujan ini, masyarakat yang rumahnya berada di dekat sungai dan dekat dengan tebingan agar waspada. Jika curah hujan cukup tinggi lebih baik mengungsi terlebih dahulu kerumah saudara atau kerumah keluarga nya yang jauh dari sungai atau tebingan untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan,” katanya.
Yang kedua kata Erwin Subastian, mengingat beberapa hari lalu adanya kejadian Pencurian Bermotor (curanmor) diwilayah Kelurahan Rangga Mekar, tepat di Mesjid Jami Nurunnajah, ia meminta kepada warga, khusus warga Pamoyanan agar tetap memiliki kunci ganda kendaraannya dan selalu siap siaga dalam masalah keamanan.
“Saya menghimbau juga kepada warga kelurahan Pamoyanan agar mengunci ganda kendaraannya dan apabila mempunyai anak anak di bawah umur tidak diperbolehkan membawa kendaraan belum waktu. Karena takut terjadi pembegalan. harus tetap waspada, “tandasnya.
.png)
.png)