KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Proyek Pembangunan Jembatan yang berada di Warung Pala, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan diduga bermasalah. Pasalnya masyarakat mempertanyakan keterlambatan pembayaran pembangunan Jembatan tersebut, lantaran para pekerja sempat tidak terbayar hingga mengundurkan diri dari proyek.
Diketahui, pembangunan tersebut dilaksanakan awal Mei 2023. Akibat terjadinya bencana alam hingga menyebabkan putusnya akses warga RW 07 dan RW 02.
Selain itu juga beredar informasi dimana saat para pekerja disana telah berhenti. Akan tetapi, ketika ada kabar jika Wali Kota Bogor Bima Arya, akan melihat atau sidak lokasi tersebut, mendadak berkumpul orang-orang yang mirip pekerja bangunan, padahal mereka diduga disetting agar saat wali kota datang terlihat seperti ada aktivitas. Namun, wali kota tidak jadi datang ke lokasi.
Ketua RW 02 Muarasari, Suherman membenarkan, ada beberapa warganya yang bekerja di proyek pembangunan jembatan dan mengalami keterlambatan pembayaran upah. “Ada warga saya yang ikut kerja di situ, beberapa waktu kemarin memang terlambat dibayarnya,” tutur Suherman, Minggu (28/5/2023).
Sementara itu, Lurah Muarasari Mugi Mulyawan mengaku belum pernah bertemu dengan pemilik proyek pembangunan jembatan tersebut sebelumnya.
Bahkan, Mugi menilai pihak kontraktor tidak kooperatif sejak awal proses pengerjaan. “Jadi mereka (kontraktor) entah merasa dekat dengan orang dinas atau apa, sehingga kami dari pihak kelurahan serta yang ada di wilayah tidak dianggap,” tegas Mugi, ketika dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Minggu (28/5/2023).
Ia menjelaskan, saat ada rencana kunjungan sidak Wali Kota Bogor, Bima Arya pada Kamis lalu, pegawai dan ‘bos’ kontraktor mendadak hadir. “Dari pertama, saya baru bisa ketemu sama kontraktor dan pegawainya itu juga mungkin karena ada info pak wali mau sidak,” terangnya.
Menurut Mugi, pengerjaan yang sudah hampir memakan waktu satu bulan itu baru melakukan proses penggalian pondasi saja.
“Sempat saya tanya kendalanya waktu itu, kenapa sekarang baru sampai penggalian.? Disamping itu, untuk detailnya saya belum tahu pasti, sebab plang nilai kontraknya saja belum dipasang hingga sekarang,” jelas Mugi.
.png)
.png)